Thursday, December 1, 2022
Jurnal Nusantara
HomeSeni & BudayaSambut 50 Tahun Teater Alam Adakan Workshop,Publishing, Exhibition dan Seminar

Sambut 50 Tahun Teater Alam Adakan Workshop,Publishing, Exhibition dan Seminar

JURNALNUSANTARA.NET – Menginjak usia emas, 50 tahun, bagi sebuah kelompok teater adalah prestasi besar. Menjadi lebih dramatis, justru usia itu dijelang dengan wafatnya sang pendiri: Azwar AN pada hari Senin, 27 Desember 2021, Dunia teater Tanah Air berduka.

“Sejarah teater modern di Tanah Air menggoreskan catatan, banyak kelompok teater tak lagi eksis ketika patronnya wafat. Kami menganggap itu bukan takdir, melainkan fenomena yang harus ditepis,” ujar Prof Hj Yudiaryani, MA, Ketua Panitia Peringatan 50 Tahun Teater Alam.

Prof Yudi mengutip salah satu wasiat mendiang Azwar AN, “Hidup-hidupilah teater, jangan pernah berpikir hidup dari teater”. Seperti diketahui, Teater Alam, didirikan Azwar AN pada 4 Januari 1972 di Yogyakarta, kurang dari seminggu setelah Azwar meninggalkan Bengkel Teater yang ia dirikan bersama Rendra.

Memperingati 50 Tahun Teater Alam, Yudi menyebutkan lima aktivitas budaya bakal digelar dalam bentang waktu antara Oktober – November 2022, dan dipusatkan di Taman Budaya Yogyakarta (TBY).Kelima kegiatan yang dimaksud adalah: Opening, Workshop, Publishing, Exhibition, dan Seminar.

Rangkaian kegiatan dimulai pembukaan pada 12 Oktober 2022 di halaman Taman Budaya Yogyakarta (TBY) Rabu,12/10/2022.
Rangkaian pembukaan berlangsung di Taman Budaya Yogyakarta menampilkan Jathilan dari Sekar Saraswati, Flashmob 1000 Sapu, dan Paduan Suara Gelora Bahana Patra bersama Ki Priyo Dwiarso, dkk, Keseluruhan acara pembukaan ditutup dengan Pisungsung Donga oleh Bambang Nursinggih, dkk.

Sementara, workshop akan diisi beragam disiplin seni pertunjukan, mulai dari penulisan naskah, keaktoran, dan penyutradaraan. Sementara bidang publishing, antara lain menggarap penerbitan buku “50 Tahun Teater Alam Berkarya” dan “Antologi Puisi”.

Divisi Exhibition tak kalah menarik. Selain menampilkan pameran seni rupa (lukis, patung, instalasi), juga akan memamerkan kostum-kostum pilihan yang pernah dipentaskan pada sejumlah repertoar Teater Alam sejak 1972. “Yang seru adalah event kuliner. Selain menyajikan aneka kulliner khas, juga tersedia pojok ‘seribu lotek’,” ujar Yudi seraya menambahkan, “lotek Yu Ti” adalah menu sehari-hari cantrik Teater Alam ketika berrmarkas di Jl Sawojajar 25, Yogyakarta.

Seminar teater dengan Tema. “Reposisi Teater di Era Disrupsi”. “Sebuah tema yang sangat aktual. Kami tengah menunggu konfirmasi keynote speaker Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid,” tambahnya.

Terkait belum berakhirnya pandemi Covid-19, panitia peringatan 50 Tahun Teater Alam menerapkan protokol kesehatan, sesuai arahan Satgas Covid-19 Provinsi DI Yogyakarta. “Sejumlah kegiatan, selain dilaksanakan secara luring, juga daring. Selain itu, live streaming melalui YouTube,” (San)

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
dummy_iklan

berita populer

komentar terbaru