JURNALNUSANTARA.NET – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto menyampaikan, rasa terima kasih atas kepercayaan masyarakat Yogyakarta kepada partai berlambang Banteng Moncong Putih yang telah dipilih oleh rakyat di Pemilihan Umum Legislatif, pada 14 Februari 2024 lalu.
“Terimakasih atas kepercayaan publik, rakyat Yogyakarta kepada PDI Perjuangan dan berdasarkan pilihan rakyat secara langsung, ada 11 kursi legislatif di DPRD Kota Yogyakarta,” ujar Ketua DPC PDIP Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, Rabu 29 Mei 2024.
“Ini modal kepercayaan politik yang kuat guna membangun Kota Yogyakarta ke depan, termasuk tekad menangkan Pilkada Yogyakarta pada 27 November 2024,” imbuhnya.
Seperti diketahui, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta Noor Harsya Aryosamudro telah menetapkan dalam rapat pleno penetapan anggota legislatif dan penetapan jumlah kursi oleh KPU Kota Yogyakarta, PDI Perjuangan berhak mendapatkan 11 kursi legislatif, Gerindra 5 kursi, Golkar 5 kursi, Nasdem 4 kursi, PKS 5 kursi, PAN 4 kursi, PPP 3 kursi, dan PKB 2 kursi.
Dikatakan Eko, dengan berbekal kepercayaan rakyat Yogyakarta yang tinggi ini, meski memiliki tiket untuk bisa mencalonkan sendiri bakal calon kepala daerah, pasangan Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta, pihaknya memilih langkah berkoalisi dengan partai lain.
“PDI Perjuangan dengan modal 11 kursi DPRD Kota Yogyakarta terbuka untuk bekerjasama dengan kekuatan politik parpol lain. Utamanya bekerjasama bekerja mengatasi berbagai masalah yang ada di Kota Yogyakarta,” terang Eko yang juga Ketua Komisi A DPRD DIY ini.
“Terkhusus masalah sampah, kita memiliki komitmen kuat untuk menyelesaikan secapatnya. Hal ini akan lebih bagus dengan bekerjasama dengan kekuatan masyarakat yang lain,” imbuhnya.
Eko menambahkan, kerjasama politik diperlukan, utamanya guna menyelesaikan dan berikan solusi permasalahan rakyat Yogyakarta seperti masalah sampah, pengentasan kemiskinan, pengangguran, problem kualitas udara dan air di Yogyakarta, dan sejumlah isu publik perkotaan lainnya.
“Fokus utama PDI Perjuangan pada Pilkada Kota Yogyakarta jelas, perlu juga langkah kerjasama dengan berbagai pihak yang lain guna mengatasi berbagai permasalahan di Yogyakarta,” ungkap lulusan Magister Ekonomi Pembangunan UGM ini.
Soal pilihan partai kerjasama, dijelaskan Eko, sampai saat ini DPC PDIP Kota Yogyakarta terus membangun komunikasi politik dengan pimpinan parpol lain, tokoh masyarakat untuk bertemu, berdialog guna membawa solusi atas beragam isu publik perkotaan dan respon kebijakan ke depan.
“PDI Perjuangan membuka ruang kerjasama dengan parpol lain, juga kelompok masyarakat, tekad memenangkan pilkada jelas kuat. PDI Perjuangan menggandeng semua pihak untuk bareng-bareng membangun kota,” tandasnya.
“Saya sudah bertemu pada pimpinan beberapa parpol, berdialog tentang berbagai harapan rakyat mulai masalah sampah, stunting, pengangguran dan kemiskinan. Dialog ini terus kita bangun agar tercipkan kerjasama yang kuat dan jangka panjang. Pada saatnya nanti kita akan informasikan,” pungkas Eko. (rls/arf)