Thursday, December 1, 2022
Jurnal Nusantara
HomePariwisataSegera Digelar, Jogja Coffee Week #2 di JEC

Segera Digelar, Jogja Coffee Week #2 di JEC

JURNALNUSANTARA.NET – Bekerjasama dengan Media Link, KADIN DIY dan manajemen Jogja Expo Center (JEC), Komunitas Kopi Nusantara akan adakan Jogja Coffee Week #2 pada 2-6 September 2022.

Dijadwalkan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X akan membuka acara Jogja Coffee Week #2.

Seperti disampaikan Rahardi Saptata Abra selaku ketua panitia didampingi Sam Yancik (Ketua Bidang Acara), panitia menargetkan selama 5 hari dikunjungi 50 ribu orang dengan perputaran Rp 1,5-2 Miliar. “Sekitar sepuluh kali lipat dari jumlah kunjungan total Jogja Coffee Week pertama yang ada di angka lima ribu orang pengunjung,” ungkap Abra, Rabu (24/8/2022), di Arjuna Hall Lantai 2 JEC.

Menurut Rahardi, target tersebut sangat rasional. “Karena berbarengan dengan gelaran ini juga berlangsung Jogja Thrift Market #2 di Hall B dan C JEC,” jelasnya.

Ditambahkan Sam Yancik, rangkaian acara Jogja Coffee Week #2 diawali kompetisi kopi terbaik Nusantara yang sudah terlaksana pada 15-17 Agustus 2022 di Hotel Galuh Manisrenggo, Prambanan, Klaten.

Pada Kontes Kopi Nusantara yang diikuti perorangan maupun kelompok — mulai dari individu petani/prosesor, kelompok tani, koperasi tani — dan perusahaan dari Aceh sampai Papua dengan jumlah peserta mencapai 239 orang untuk semua kategori: Robusta, Arabika proses kering dan basah.

Kali ini ada 15 orang peserta yang lolos masuk 15 besar setelah melalui penjurian yang dilakukan juri bersertifikat Q Grader, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (ICCRI) yang sudah sangat berpengalaman untuk memberikan penilaian kopi.

Mereka diundang dan dihadirkan di stand pameran Jogja Coffee Week #2 untuk turut serta dalam lelang komoditas kopi di JEC.

Diharapkan gelaran ini akan menjadi barometer wajah perkopian Nusantara. “Karena pameran ini menjadi wadah pengembangan usaha kopi mulai level pelaku di hulu, tengah hingga puncaknya di hilir untuk sama-sama menjadi ajang perjumpaan antarpelaku dengan pasar,” papar Sam Yancik. (rmd)

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
dummy_iklan

berita populer

komentar terbaru