Thursday, December 1, 2022
Jurnal Nusantara
HomeDaerah30 Agustus, Jalan Gambiran Yogyakarta Dibuat Satu Arah

30 Agustus, Jalan Gambiran Yogyakarta Dibuat Satu Arah

JURNALNUSANTARA.NET – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta akan menerapkan perubahan arus lalu lintas di Jalan Gambiran Yogyakarta, dari semula dua arah menuju satu arah. Manajemen lalu lintas baru akan diujicobakan pada Selasa, 30 Agustus 2022.

“Ini akan diterapkan pada Jalan Gambiran yang selatan, antara perempatan lampu merah pom bensin sampai simpang tiga Jalan Pramuka,” jelas Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Golkari Made Yulianto, saat jumpa wartawan di Balaikota, Rabu (24/8/2022).

Golkari menyampaikan, ada dua alasan utama menyangkut perubahan ini. Yang pertama adalah alasan kemacetan, di mana ada ketidakseimbangan kapasitas jalan dengan volume kendaraan.

Menurut perhitungan, panjang Jalan Gambiran yang dimaksud yaitu sepanjang 585 meter, dengan lebar jalan rata-rata 5 meter. Sementara volume kendaraan yang melewatinya sekitar 1.218 kendaraan per jam.

“Dengan begitu kinerja jalannya sudah mencapai 0,97, sehingga mendekati arus jenuh atau macet. Sehingga kalau dibiarkan akan menjadi macet,” jelasnya.

Alasan kedua, menurutnya karena di kawasan itu rawan kecelakaan, terutama di simpang tiga Jalan Gambiran-Pramuka. Banyak pengendara yang selama ini melakukan manuver balik kanan.

“Termasuk ada yang crossing (menyeberang), sehingga sering ada kejadian laka (kecelakaan),” ujarnya.

Golkari menjelaskan, dari perhitungan dan simulasi jika perubahan satu arah diberlakukan, kinerja jalannya akan menjadi 0,44, atau menjadi lebih lancar volume lalu lintasnya.

“Jadi tidak akan terjadi kendaraan berbalik marah maupun crossing, kecelakaan bisa diminimalisir,” katanya.

Ia menambahkan, bagi warga yang tinggal di sepanjang Jalan Gambiran, jika ingin mengakses ke utara bisa melalui Jalan Gambir Sari atau juga Jalan Gambir Sawit di dekatnya yang bisa menuju ke utara atau menuju Jalan Perintis kemerdekaan.

Golkari juga menuturkan bahwa sosialisasi kepada warga sudah dilakukan. “Seandainya nanti ada masyarakat yang melanggar akan diingatkan, selama uji coba satu minggu dua minggu. Kalau nanti rambu sudah dipasang, kalau ada yang melanggar akan ditindak,” pungkasnya. (put)

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
dummy_iklan

berita populer

komentar terbaru