Saturday, February 24, 2024
Jurnal Nusantara
HomeNasionalJelang 100 Hari Serangan Israel ke Palestina, Begini Kata Sukamta

Jelang 100 Hari Serangan Israel ke Palestina, Begini Kata Sukamta

JURNALNUSANTARA.NET – Tiga bulan lebih Palestina diserang oleh Israel melalui udara, darat dan laut. Palestina masih melakukan perlawanan kepada Israel dan menyebabkan kematian ratusan pasukan dan hancurnya kendaraan tempur.

Menanggapi situasi terbaru di Palestina, Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menyatakan bahwa Palestina kuat dan menang dalam perang dan diplomasi Internasional.

“Misi Israel untuk menghilangkan Palestina dan Hamas dengan semua superioritas militer dan sumber daya kalah oleh perlawanan rakyat Palestina. Bahkan Israel gagal dalam perang darat untuk menguasai Palestina dan terpaksa mundur,” ujar Sukamta dalam keterangannya, Senin 15 Januari 2024.

“Israel hanya bisa menyerang Palestina bangunan dan rakyat Palestina melalui serangan udara dengan menjatuhkan puluhan ribu ton bom,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa hal tersebut menunjukkan klaim Israel memiliki militer kuat di dunia mampu dikalahkan oleh pejuang rakyat Palestina.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa Rakyat Palestina lah pemenang yang sesungguhnya baik di medan perang maupun dalam diplomasi internasional,” kata politisi yang juga merupakan Wakil Ketua BKSAP DPR RI ini.

Sukamta mengajak seluruh elemen bangsa Indonesia untuk membantu rakyat dan mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.

Ia juga menyatakan bahwa Israel hingga kini masih terus melakukan genosida kepada rakyat Palestina.  Maka dari itu, dirinya mengajak seluruh elemen bangsa Indonesia untuk membantu rakyat dan mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.

“Salah satunya dengan memberikan dukungan rakyat kepada Afrika Selatan dalam pengadilan kriminal internasional,” pungkas Politisi Fraksi PKS ini.

Afrika Selatan pada Desember lalu menggugat Israel di Mahkamah Internasional atas tuduhan genosida terhadap warga Palestina. Sidang perdana gugatan Afrika Selatan terhadap Israel di Mahkamah Keadilan Internasional (International Court of Justice atau ICJ) pada Kamis, 11 Januari 2024 di Den Haag, Belanda.

Dalam gugatan itu, Afrika Selatan menyatakan Israel telah melanggar Konvensi Genosida Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam serangan-serangannya terhadap Jalur Gaza untuk merespons serangan Hamas pada awal Oktober lalu.

Afrika Selatan juga menuntut penghentian operasi militer Tel Aviv di daerah kantong Palestina itu.

Sejumlah negara yang telah menyatakan dukungannya kepada Afrika Selatan atas tuduhan Israel melakukan genosida di Gaza yakni, di antaranya Malaysia, Turki, Yordania, Bolivia, Maladewa, Namibia, Pakistan, Kolombia, Brasil, Venezuela, Belgia dan Lebanon.

Sementara itu, beberapa negara yang menolak gugatan Afrika Selatan atas tuduhan Israel melakukan tindakan genosida di Gaza, di antaranya Inggris, Amerika Serikat, Irlandia, Guatemala, dan Hongaria. (*)

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

berita populer

komentar terbaru