Thursday, December 1, 2022
Jurnal Nusantara
HomeNasionalTelkom Tegaskan tidak Ada Kebocoran Data Pelanggan

Telkom Tegaskan tidak Ada Kebocoran Data Pelanggan

JURNALNUSANTARA.NET – Dengan sistem keamanan siber yang terintegrasi, Telkom pastikan keamanan data pelanggan. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) tegaskan tidak ada kebocoran data pelanggan IndiHome seperti yang dibicarakan di pemberitaan media pekan lalu.

Seperti yang telah disampaikan saat pendalaman yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, Telkom pastikan tidak terdapat temuan data yang mengandung nomor IndiHome yang valid. Selain itu, tidak ada sistem di Telkom yang menyimpan riwayat pencarian (browsing history) dan data pribadi pelanggan secara berdampingan.

SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom, Ahmad Reza, menyampaikan, setelah dilakukan penelusuran dan investigasi menyeluruh, Telkom meyakini dan memastikan tidak ada kebocoran data pelanggan.

“Di sistem kami seratus persen merupakan data yang difabrikasi oleh pihak maupun oknum yang ingin memojokkan Telkom. Keseluruhan data pelanggan kami simpan di dalam sebuah sistem keamanan siber yang terintegrasi dan dikelola berdasarkan peraturan serta perundang-undangan yang berlaku,” jelas Ahmad Reza dalam press conference bersama VP Network/IT Strategy, Technology & Architecture Telkom Rizal Akbar dan EGM Divisi Information Technology Telkom Sihmirmo Adi di Telkom Landmark Tower, Senin (22/8/2022).

VP Network/IT Strategy, Technology & Architecture Telkom, Rizal Akbar, mengatakan, data yang beredar saat ini mencantumkan nomor IndiHome yang tidak valid, baik dari jumlah digit maupun format penomoran.

Adapun terkait data browsing history, Telkom menyimpan data tiga bulan terakhir sesuai peraturan perundangan yang berlaku untuk memastikan kenyamanan pelanggan dalam menggunakan layanan, di antaranya UU No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi dan PP No. 52 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi.

“Tidak ada niat Telkom untuk mematai-matai atau mengambil manfaat dari data historis maupun data pribadi pelanggan,” tambah Ahmad Reza.

Sebagai perusahaan terbuka yang dual listing, Telkom mematuhi etika bisnis, compliance dan tata kelola perusahaan sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

“Syukur Alhamdulilah tidak terjadi peretasan data pada sistem kami dan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut menjaga suasana kondusif sehingga dapat kami pastikan data yang beredar di publik adalah bukan data kami,” ungkap Ahmad Reza.

Telkom akan terus berupaya meningkatkan pengamanan data pelanggan dan menjadikan hal ini sebagai prioritas utama demi meningkatkan kenyamanan pelanggan. (fan)

 

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
dummy_iklan

berita populer

komentar terbaru