Saturday, November 26, 2022
Jurnal Nusantara
HomePendidikanPembangunan Kampus Terpadu UWM Berlanjut

Pembangunan Kampus Terpadu UWM Berlanjut

JURNALNUSANTARA.NET – Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta memasuki usia ke-40 pada 7 Oktober 2022. Dipimpin Rektor UWM, Prof Dr Edy Suandi Hamid, M.Ec, universitas ini bisa mewujudkan pembangunan kampus terpadu di Jalan Tata Bumi Selatan, Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman.

Peringatan Pancawindu telah dilakukan dengan lomba-lomba antardosen, dan tenaga pendidik. Adapun puncak upacara akan dilaksanakan pada 7 Oktober 2022.

Pembangunan tahap pertama kampus terpadu berupa gedung rektorat dan ruang perkualiah serta pendopo telah selesai. “Insyaallah segera melanjutkan pembangunan tahap berikutnya bekerjasama dengan pihak ketiga,” kata Prof Edy Suandi Hamid saat tirakatan dalam rangka dies ke-40 UWM di Pendopo Agung nDalem Mangkubumen, Kamis (6/10/2022).

Rektor UWM menjelaskan, rencana pembangunan tahap kedua diperoleh gambaran lebih jelas setelah pertemuan dengan Menko Politik, Hukum dan Keamanan sekaligus Ketua Yayasan Mataram Yogyakarta, Prof Dr M Mahfud MD, di Jakarta pada 5-6 Oktober 2022.

Saat ini perkuliahan mahasiswa baru angkatan 2022-2023 telah mulai dilaksanakan di Kampus Terpadu. Itu maknanya, sebagian saja mahasiswa UWM yang bisa kuliah di kampus baru.

Kampus baru bisa menampung seluruh mahasiswa apabila pembangunang gedung tahap dua dilaksanakan dan selesai. “Saya mengajak seluruh sivitas akademika untuk mencurahkan pikiran dan tenaga lebih banyak lagi untuk kemajuan kampus,” kata Edy Suandi Hamid.

Bagi Edy, siapapun yang diberi amanah harus bekerja keras. “Kampus baru dari pembangunan tahap pertama masih terus disempurnakan dari segi fasilitasnya dan masih kurang fasilitas, tetapi itu hendaknya dijadikan sebagai mood, pendorong semangat untuk mewujudkan kampus yang yang benar-benar terpadu,” tandas Edy.

Menurutnya, cita-cita pendiri UWM, Sri Sultan Hamengku Buwono IX, dan putranya, Sri Sultan HB X, masih jauh perwujudannya secara sempurna.

“Kita masih terus menyempurnakan karena perwujudkan lembaga pendidikan tinggi yang sesuai harapan pendiri masih jauh dari harapan,” kata Edy.

Disampaikan Edy, agar cita-cita pendiri UWM terwujudkan, maka harus berkinerja. “Tidak sekadar bekerja,” tandasnya.

Wakil Rektor, Dr Jumadi, menyatakan, UWM makin beragam asal-usul mahasiswanya. “Tidak hanya dari daerah tertentu saja,” papar Jumadi.

Mahasiswa UWM Yogyakarta dari seluruh provinsi. “Ini maknanya kita menjaga kesatuan RI dan keragaman budaya dan ini bagian dari mewujudkan cita-cita pendiri untuk menjadi kampus berbudaya yang menampung beragam budaya,” katanya.

Dekan Fakultas Hukum sekaligus alumni UWM, Dr Kelik Endro Suryono, bersyukur dan senang karena bisa menjadi bagian dari UWM sampai pada usia 40 tahun.

“Saya merasakan dan menyaksikan ada perkembangan signifikan, antara lain ada kampus baru. Dan saya yakin UWM bisa lebih baik maju, lebih banyak jumlah mahasiswa dan makin sejahtera para karyawannya,” ungkapnya.

Pada tirakatan dan doa bersama 40 tahun UWM, Wakil Rektor III Puji Qomariyah, S.Sos, M.Si, membacakan refleksi pancawindu UWM dengan tajuk “Refleksi dan Introspeksi Pancawindu”. (fan)

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
dummy_iklan

berita populer

komentar terbaru